Warga Minta Pembantaian Mesuji Diusut

THURSDAY, 15 DECEMBER 2011

JAKARTA–Lima perwakilan warga Mesuji, Lampung, kemarin mengadu ke Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat di Jakarta berkaitan dengan kasus pelanggaran hak asasi manusia dan kekerasan yang mereka alami. Mereka meminta Komisi Hukum mendesak Kapolri tegas mengusut pembantaian 30 warga yang terjadi sepanjang 2009 hingga 2010.

Kuasa hukum masyarakat Mesuji, Bob Hasan, menyatakan kekerasan di Mesuji berawal dari perluasan lahan oleh sejumlah perusahaan di Mesuji. Salah satunya adalah PT Silva Inhutani. Saat melakukan perluasan, perusahaan diduga mulai menyerobot lahan warga untuk ditanami kelapa sawit dan karet. “Warga yang menolak justru mendapat penganiayaan, bahkan pembantaian,” kata Bob di depan anggota Dewan.

Menurut Bob, sepanjang 2009 hingga 2011, tercatat ada 30 warga yang tewas, beberapa di antaranya dibantai, dan 120 lebih warga ditahan. Sebagian yang ditahan memang sudah dibebaskan. Perincian korban tewas: 7 di Sumatera Selatan, selebihnya di Lampung. “Namun hingga kini masih belum ada tindakan tegas dari kepolisian daerah terkait hal ini,” ujarnya.

Saat mengadu ke DPR, wakil masyarakat menunjukkan video berisi rekaman yang menggambarkan kekejaman itu. Misalnya, ada gambar leher salah seorang warga disembelih hingga tercabik-cabik. Ada juga jasad pemuda tak berkepala yang digantung di tempat umum. Juga video berisi rekaman perusakan rumah penduduk dan rumah ibadah.

Anggota Komisi Hukum dari Partai Golkar, Bambang Soesatyo, yang memimpin pertemuan itu, akan segera meminta Kapolri mengusut tuntas kasus ini. “Jika memang benar begini kondisinya, ini adalah bentuk pelanggaran HAM berat,” kata Bambang.

Kepala Kepolisian Daerah Lampung Brigadir Jenderal Jodie Rosseto, secara terpisah, menyebut data yang dibeberkan warga tak sepenuhnya benar. �Kasus gorok-gorokan itu bukan dilakukan aparat, tetapi oleh satuan pengamanan salah satu perusahaan perkebunan,� kata Jodie di Lampung kemarin.

Gambar vulgar kekerasan itu, kata dia, ada kemungkinan berasal dari kejadian pada April 2011 di Desa Sungai Sodong, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Saat itu terjadi bentrokan antara satuan pengamanan perusahaan dan petani, yang menewaskan 7 warga.

Totok, salah satu warga Mesuji yang datang ke DPR, membenarkan bahwa video yang berisi adegan orang dibantai itu terjadi di Sumatera Selatan saat warga bentrok dengan PT Sumber Wangi Alam. PT Sumber, meski masuk wilayah Provinsi Sumatera Selatan, secara geografis dekat dan hanya dibatasi sungai setapak dengan Mesuji di wilayah Lampung.

Kepala Kepolisian RI Timur Pradopo, dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR kemarin malam, membantah kabar pembantaian itu. Menurut Timur, sepanjang 2011 kepolisian hanya mencatat dua peristiwa. “Pertama di wilayah Kecamatan Mesuji Kabupaten Ogan Komering Hilir pada 21 April 2011, dan di Kabupaten Mesuji, Lampung, 11 November 2011,” ujar Timur.

Peristiwa di Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Hilir, merupakan sengketa lahan tanaman sawit antara salah satu perusahaan dan masyarakat setempat yang berujung pada pengeroyokan terhadap seorang warga. Timur tak menjelaskan penyebab kasus yang berujung meninggalnya satu orang warga itu. Menurut Timur, sudah ada enam tersangka dalam kasus ini.

Adapun pembunuhan warga di Mesuji, Lampung, kata Timur, juga dipicu sengketa lahan antara masyarakat dan perusahaan. Dalam mengamankan bentrokan, polisi melepaskan tembakan ke arah massa, yang menyebabkan satu warga meninggal. Polisi sedang memproses hukum dua polisi dalam kasus ini.

Soal laporan adanya pemenggalan kepala warga, Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Sutarman mengatakan kepolisian belum pernah menerima laporan itu. Mabes Polri berencana menurunkan tim ke Mesuji untuk mengklarifikasi kebenaran video yang diputar di depan Komisi III DPR kemarin itu.IRA GUSLINA| NUROCHMAN A. | FRANSISCO R. | DIMAS S. | MANAN

 

http://www.korantempo.com

***


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s