Komnas HAM Temukan Konflik

Kris R Mada | Nasru Alam Aziz | Rabu, 14 Desember 2011 | 21:28 WIB

OGAN KOMERING ILIR, KOMPAS.com — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sudah pernah menurunkan tim ke Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, untuk menyelidiki konflik warga dengan perkebunan sawit. Tim menemukan konflik horizontal pada April 2011 yang menewaskan tujuh warga.

Anggota Komnas HAM Nurkholis mengatakan, tim menemukan konflik itu bermula dari pembunuhan dua warga Sungai Sodong, Kabupaten OKI. Mayat keduanya berada di areal perkebunan sawit. “Setelah penemuan mayat itu, ada warga mendatangi perusahaan dan berujung pada bentrok. Dalam bentrok itu, lima orang tewas,” ungkap Nurkholis kepada Kompas, Rabu (14/12/2011).

Tim juga sudah menyelidiki polisi. Hasilnya, tidak ada kaitan langsung polisi dengan peristiwa itu. “Polisi juga sudah menjalankan fungsi pengamanan,” ujarnya.

Tentang jumlah korban tewas yang disebut-sebut puluhan orang, Nurkholis menduga itu jumlah total. Pasalnya, konflik antara marga Megaupak dengan perusahaan sawit itu terjadi beberapa kali di beberapa tempat. “Kalau yang di Mesuji, Lampung, memang ada keterlibatan aparat,” katanya.

Marga Megaupak berkonflik dengan dua perusahaan sawit, yakni di Mesuji dan di OKI. Mereka menuding kedua perusahaan itu dan pemerintah berkomplot merebut tanah ulayat marga Megaupak. Sejak 1997, warga sudah meminta tanah ulayat dikembalikan.

http://regional.kompas.com/read/2011/12/14/21282150/Komnas.HAM.Temukan.Konflik

***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s