Aliansi Sesalkan Pelaku di Mesuji Hanya Dihukum Disiplin

Yulvianus Harjono | Robert Adhi Ksp | Rabu, 14 Desember 2011 | 20:06 WIB

 

 

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com – Aliansi Solidaritas Masyarakat untuk Mesuji yang terdiri dari unsur aktivis NGO, akademisi, dan pers, menyayangkan keputusan Kepolisian Daerah Lampung yang hanya memberikan sanksi disiplin bagi para oknum polisi pelaku penembakan warga dalam bentrok di Mesuji, 10 November silam.

Indra Firsada, perwakilan dari Aliansi Solidaritas Masyarajat untuk Mesuji, Rabu (14/12/2011) mengatakan, dua oknum Brimob pelaku penembakan dalam bentrok di Mesuji, yaitu Ajun Komisaris Wetman Hutagaol dan Ajun Insepektur Dua Dian Permana hanya diberi sanksi disiplin berupa mutasi dan penundaan kenaikan pangkat serta gaji.

“Seharusnya kasus ini masuk dalam ranah pidana karena merupakan bentuk pelanggaran HAM,” ujar dia kemudian.

Ia menambahkan, kasus kekerasan oleh aparat bersenjata yang dipicu konflik sengketa kepemilikan tanah antara warga dan sejumlah perusahaan sawit beberapa kali terjadi di Lampung dan Sumsel akhir-akhir ini.

Ia menyayangkan sikap polisi yang telah “diperalat” menjadi tameng bagi para perusahaan untuk berlindung dari konflik dengan warga. Untuk itu, ia mendesak Kepala Polri untuk segera menarik seluruh aparat Polri khususnya pasukan Brimob, dari lokasi aset-aset perusahaan ekstratktif guna mencegah pertikaian berdarah serupa.

 

http://regional.kompas.com/read/2011/12/14/20065549/Aliansi.Sesalkan.Pelaku.di.Mesuji.Hanya.Dihukum.Disiplin

***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s