ALIH FUNGSI LAHAN: Ada Indikasi Keterlibatan Orang Kuat

ALIH FUNGSI LAHAN

Ada Indikasi Keterlibatan Orang Kuat

Banda Aceh, Kompas – Ada indikasi campur tangan orang kuat lokal dalam pemberian izin pembukaan lahan perkebunan sawit seluas 1.605 hektar di hutan lindung gambut Rawa Tripa, Desa Pulo Kruet, Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, oleh Pemerintah Provinsi Aceh untuk PT Kalista Alam.

Hal itu dikatakan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Reduced Emission from Deforestation and Degradation (REDD) Aceh Fadmi Ridwan, Kamis (15/12), di Banda Aceh. Hal itu menanggapi gugatan sejumlah lembaga swadaya masyarakat lingkungan Aceh terhadap kebijakan pemberian izin pembukaan perkebunan untuk PT Kalista Alam.

Fadmi menuturkan, sebelum pemberian izin untuk PT Kalista Alam keluar, Satgas REDD Aceh dimintai rekomendasi oleh Pemprov Aceh. Dalam rekomendasinya, Satgas menegaskan, pemberian izin tidak bisa dilakukan karena lahan berada di Kawasan Ekosistem Leuser.

”Ada indikasi campur tangan orang kuat lokal sehingga izin keluar. Padahal, sudah jelas itu menyalahi aturan,” ujar Fadmi.

Keterlibatan orang kuat bisa masuk saat pembahasan di tingkat Badan Pelayanan dan Perizinan Terpadu serta Dinas Kehutanan dan Perkebunan Aceh sebelum masuk ke Gubernur Aceh. Namun, Fadmi enggan menyebutkan orang kuat yang dimaksud.

Sampai saat ini tidak pernah ada analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) terkait hal itu.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Fahkruddin Polem mengakui, izin pembukaan lahan sawit untuk PT Kalista Alam berada di lahan hutan gambut di Rawa Tripa. Saat ditanya mengapa izin pembukaan lahan sawit tetap diberikan, Fahkruddin menyatakan akan cek ke lapangan lebih dulu. ”Saya tak banyak tahu tentang hal itu karena baru pulang dari naik haji,” ia berkilah.

Pembukaan lahan sawit di atas lahan hutan lindung tanpa amdal dapat memengaruhi program REDD untuk hutan di Aceh. Karena itu, dalam waktu dekat akan ada peninjauan ulang terhadap izin perkebunan bermasalah.

Terkait indikasi orang kuat dalam pemberian izin itu, Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Aceh TM Zukfikar mengatakan, siapa pun yang dimaksud, semestinya Gubernur Aceh tak terpengaruh.

Gugatan terhadap Gubernur Aceh terkait pemberian izin pembukaan lahan sawit untuk PT Kalista Alam, Rabu lalu, memasuki persidangan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Dalam sidang itu, PTUN menerima gugatan tersebut. (HAN)

Kompas, 16 Desember 2011

http://cetak.kompas.com/read/2011/12/16/02391881/ada.indikasi.keterlibatan.orang.kuat.

***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s