Bank Dunia: Beleid Pengadaan Lahan Dorong Investasi

THURSDAY, 15 DECEMBER 2011

JAKARTA — Bank Dunia menilai pengesahan Undang-Undang Pengadaan Lahan akan meningkatkan kepercayaan investor untuk berinvestasi di sektor manufaktur. “Undang-undang ini sangat penting untuk memberi jaminan hukum saat melakukan investasi,” kata Senior Economist bagi Bank Dunia di Indonesia, Sjamsu Rahardja, kemarin.

Lead Economist Bank Dunia di Indonesia, Shubham Chaudhuri, menambahkan, pada dasarnya tidak semua investor merasa perlu melihat sepenuhnya bagaimana pemerintah Indonesia meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Jauh lebih penting adalah pemerintah dapat memperlihatkan niat memperbaiki infrastruktur dengan pembangunan nyata.

Ia berharap pengesahan aturan lahan itu bakal membuat proses pelepasan lahan masyarakat lebih cepat. Selanjutnya pembebasan lahan yang cepat juga turut mempercepat proses pembangunan infrastruktur dan akhirnya menghemat ongkos transportasi.

Regulasi pembebasan lahan juga membuat investor merasa aman berinvestasi di Indonesia. “Bahkan, cukup dengan pemberian sinyal positif, maka investor akan berdatangan,” ujar Sjamsu.

Keamanan berinvestasi inilah yang disebut paling penting di mata investor di seluruh dunia. “Khususnya investor manufaktur.”

Saat ini biaya produksi di Indonesia masih terbebani oleh biaya transportasi yang tinggi akibat kurangnya infrastruktur penunjang. Investor terpaksa menanggung biaya ongkos produksi dan ongkos transportasi yang tinggi sekaligus.RAFIKA USNAH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s