Pelaku Alih Fungsi Hutan Jadi Kebun Sawit Divonis Empat Tahun

Penulis : Denny Susanto
Senin, 05 Desember 2011 17:46 WIB
BANJARMASIN–MICOM: Pengadilan Tipikor Kalimantan Selatan menjatuhkan hukuman empat tahun penjara kepada Armadi Tamajoe, terdakwa perkara korupsi terkait kasus alih fungsi hutan menjadi perkebunan kelapa sawit milik Malaysia di Kabupaten Tanah Laut.Dalam persidangan putusan yang digelar Pengadilan Tipikor Kalimantan Selatan (Kalsel) di Pengadilan Negeri Banjarmasin, Senin (5/12), kepala seksi pada Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel
yang kini menjabat Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata, Kabupaten Kotabaru itu juga didenda Rp30 juta dan subsidair dua bulan kurungan.

Vonis itu lebih ringan dari tuntutan jaksa yang semula menuntutnya enam tahun penjara dan denda Rp30 juta. Dana Hanura, anggota Hakim Tipikor Kalsel mengatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah.

Armadi dinyatakan melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 3/1971 dan UU 20/2011 tentang Pemberantasan Korupsi. Perkara itu terkait terbitnya izin hak guna usaha (HGU) untuk perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Malindo Jaya Diraja.

Armadi yang dinilai menerbitkan izin HGU tidak melalui prosedur, karena tidak ada izin pelepasan kawasan hutan dari Menteri Kehutanan. Luas HGU PT Malindo Jaya Diraja tercatat seluas 9.638 hektare dan 1.500 hektare lahan HGU itu berada dalam kawasan hutan produksi di tiga desa yaitu Desa Salaman, Sungai Cuka, Riam Adungan, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut.
(DY/OL-01)

***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s