Hutan Merapi Butuh Puluhan Tahun untuk Pulih

Minggu, 04 Desember 2011 08:27 WIB
YOGYAKARTA–MICOM: Revegetasi hutan di kawasan Gunung Merapi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, membutuhkan waktu puluhan tahun. Hal itu dikata Dekan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada Tri Wibowo Yuwono.
“Hutan alam di kawasan Merapi yang rusak karena erupsi luasnya 4.000 hektare (ha) sehingga membutuhkan waktu puluhan tahun untuk pulih seperti kondisi semula sebelum erupsi,” katanya di Yogyakarta, Sabtu (3/12).

Menurut dia, banyak spesies tanaman dan binatang di kawasan Merapi yang mati akibat erupsi. “Kerusakan hutan di Merapi cukup parah karena banyak spesies tanaman yang mati,” katanya.

Ia mengatakan, banyaknya tanaman yang mati berdampak pada ketersediaan air di kawasan Merapi. “Cadangan air berkurang karena tidak ada tanaman yang menyerap atau menahan air,” kata dia.

Dia mengemukakan bahwa  mata air juga banyak yang menghilang karena tertutup material Merapi. Ia mengatakan upaya revegetasi bisa dimulai dengan memetakan jenis tanaman.

Menurutnya, pengelompokan jenis tanaman dilakukan dengan membuat sabana kolektif, yang terdiri dari tanaman perkebunan, hutan kayu, dan tanaman talas, rumput gajah.

Ia mengatakan, revegetasi bisa dilakukan di kawasan yang tidak layak huni, yakni lima kilometer dari puncak Merapi. Menurut dia, masyarakat setempat juga perlu memikirkan jenis tanaman yang berumur pendek masa panennya dan mudah perawatannya, salah satunya tanaman pisang. (Ant/OL-04)

***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s