Indonesia Perlu Badan Pencegahan Perusakan Hutan

Penulis : Fidel Ali Permana
Kamis, 24 November 2011 17:11 WIB
JAKARTA–MICOM: Anggota DPR Komisi IV Rofi Munawar menilai pembabatan hutan yang sudah masuk pada skala masif memerlukan adanya Badan Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan (BP3H).Badan tersebut merupakan amanat dari RUU Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan (P3H) yang masih deadlock lantaran belum ada persetujuan dari Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan.”Lembaga penegak hukum dan tim dari Kemenhut yang ada saat ini belum efektif mencegah perusakan hutan, inilah urgensinya dibentuk BP3H,” kata Rofi.

Rofi menerangkan, BP3H merupakan amanat RUU P3H yang hingga kini masih buntu atau deadlock karena Menhut belum menyetujui adanya pembentukan badan baru tersebut.

Menurut Rofi, alasan Menhut adalah untuk memaksimalkan badan yang ada, jikapun pemerintah akhirnya menyetujui dibentuk maka akan bersifat ex officio dengan Menhut sebagai pemimpinnya.

Diuraikan Rofi, luas hutan Indonesia pada tahun 2007 tercatat mencapai 132,397 juta ha atau setara dengan 70% dari luas wilayah daratan Indonesia.

Namun, selama rentang waktu 2009-2010 laju deforestasi dan degradasi hutan semakin meluas hingga mencapai lebih dari 1 juta ha. Pembalakan liar, pembakaran hutan untuk perluasan lahan, serta perambahan menjadi penyebab tertingginya. (Fid/OL-12)

***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s